Hari ini waktu baca koran Tempo di Depex, ada satu artikel yang menarik perhatian saya ‘Uji Perluasan Jaringan Telekomunikasi Dihapus’. DGPT akirnya berinisiatif untuk menghapus ULO perluasan jaringan, tapi ULO pembukaan jaringan masih diberlakukan. Sebelumnya ULO menjadi prasyarat telco company yang mau me-launch layanan berbasis teknologi baru & perluasan jaringan, sekarang untuk perluasan jaringan ULO nya ditiadakan, untuk menekan cost yang diharapkan akan berimplikasi di tarif retail seluler.
Jadi inget waktu ULO nya three dulu, ribet nya minta ampun. Butuh waktu 2 minggu untuk ULO dan hampir semua terlibat. ULO infrastruktur yang paling lama makan waktu, perlu beberapa team gabungan dari internal & DGPT untuk menguji ratusan BTS baru cuma di Jabotabek aja…seminggu lebih.
Karena waktu itu start up ULO jadi pengujiannya end to end termasuk uji validasi sertifikasi, core system, network,VAS,CSR,Billing dan realibility services. Orang orang bilang ULO cuma ceremonial aja he..he… tapi ternyata bapak2 dari DGPT itu tahu detail juga sempat ditanyain sampai detail juga, mungkin sekarang mereka punya sparing partner untuk pertanggungjawaban….KPK.
Ada sedikit kesan dari ULO dulu itu karena, karena ULO pertama oleh DGPT untuk pengujian 3G service, jadi operator operator lain 3G test call scenarionya mengacu pada ULO nya three. Sebenarnya secara IT & Billing, 2G & 3G nggak ada bedanya cuma alokasi frekuensi & sewa BHP nya yang mahal……..
Awal tahun ini masih ada ULO untuk perluasan jaringan di beberapa area, memang terlalu ribet untuk setiap pembukaan area layanan harus ada ULO, karena opex nya lumayan tinggi juga apalagi kalau di luar Jawa……
Mudah mudahan penghapusan ULO perluasan jaringan tidak diganti dengan mekanisme serupa dan cuma ganti nama, kita lebih support kalau DGPT menerapkan regulasi service level consistency , lebih bermanfaat bagi customer untuk menjamin hak mereka bertelekomunikasi.




2 tanggapan so far ↓
Hedwig™ // April 14, 2008 pada 3:26 am |
hi hi hi.. always ULO..
bocah nang mburimu kuwi jik dadi perokok berat data center gak ya ?
budibill // April 14, 2008 pada 6:44 am |
bocah sing endi ki ? sing ning mburi okeh bocah bocah…….